agen sbobet poker online
agen togel togel online
agen togel togel online
pasang iklan pasang iklan
pasang iklan pasang iklan
Home » Cerita Sex » Cinta Lokasi
Cinta Lokasi

Cinta Lokasi

CERITA DEWASAKU – Namaku Made (30 thn) asli dari Bali, tinggi badan 180cm, berat badan 65kg, dan berkulit putih. Aq sudah beristri dan memiliki dua anak yang masih kecil-kecil. Aq bekerja di perusahMade BUMN di kotaku Denpasar. Namun hubunganku khususnya masalah sex dengan istriku kurang memuaskan disebabkan libidoku sangat tinggi dan juga istriku tidak dapat setiap saat memenuhi hasratku. Pokoknya banyaklah alasan-alasan yang di keluarkan, ngantuklah, capeklah, kurang fitlah dan lain sebagainya.

Hingga suatu hari di tempatku bekerja ada acara rapat masalah kinerja perusahMade, yang di hadiri hampir seluruh unit di wilayah Indonesia barat. Aq masih ingat akan pertemuanku dengan mbak Yenni, sekretaris dari general unit bawahan kantor kami. Mulanya aq tidak begitu memperhatikanya, sampai pada suatu saat ia kebingungan mempersiapkan bahan presentasi untuk rapat besok banyak yang harus diubah dan tentunya memerlukan komputer. Tanpa ada perasMade apapun akhirnya aq menawarkan komputerku untuk dipakai mengubah bahan presentasi tersebut karena kebutulan di rapat itu aq duduk bersebelahan denganya.

“Maaf Bu, pakai komputer di ruangan saya saja untuk mengubah bahan presentasi itu”, kataku berbisik karena suasananya pada tegang saat mengikuti rapat.
“Iya pak terima kasih, tapi kan ini masih rapat, gimana ya? jawabnya sambil berbisik pula.

Di ruangan rapat, suasana hening sejenak, sekilas kulihat dia menulis sesuatu di selembar kertas dan lalu menyodorkannya padaku. “Maaf Pak, jangan panggil aku dengan sebutan Ibu dong aku kan masih masih muda, panggil aja mbak biar lebih akrab”, begitu tulisnya.
Setelah membaca tulisan itu aq lantas menoleh kearahnya dan tersenyum. Bertepatan dengan senyumanku rapatpun dibreak kurang lebih setengah jam untuk istirahat dan menikmati hidangan yang telah disediakan oleh panitia acara rapat tersebut. Dan tanpa menunda waktu lagi dia pun langsung mendekatiku untuk meminjam komputerku.
“Pak maaf, aq jadi pinjam komputernya ya…Gimana kalau kita ke ruangan bapak sekarang aja” katanya sambil tersenyum menggoda yang belum kutahu maksudnya.

Kuantar dia ke ruanganku dan mempersilahkan Mbak Yenni menggunakannya.
“Maaf mbak aq tinggal sebentar ya, mau ke toilet dulu”
“Eemmm mau ngapain hayooo?” godanya
“Hehehe…biasalah panggilan alam sudah ngempet dari tadi nih” kataku sambil berlalu.
seiring dengan berjalannya waktu, kamipun jadi akrab. Dan ternyata Mbak Yenni umurnya sudah 35 tahun, dia merupakan wanita karier yang sangat menarik dan cantik. Tinggi badannya sekitar 170 cm berat badannya sungguh proposional dengan tingginya tak hanya itu dia juga memiliki buah dadanya yang sangat montok kira-kira ukurannya 36B, kulitnya putih mulus.

Seminggu setelah acara rapat, tiba-tiba mbak Yenni menelponku
“Haloo…selamat pagi Made.. Lagi sibuk gak nih?” tanyanya nyerocos.
“Iya halo mbak, tumben nih pagi-pagi udan nelpon, gimana kabarnya?” jawabku balik tanya.
“Kabarku baik banget An, kamu lagi sibuk gak nih kog gak dijawab sich? tanyanya kembali.
“Oh, gak kog mbak, emang kenapa mbak, ada yang bisa aq bantu?” tanyaku kembali.

“Gak ada sih, cuma iseng aja lagi suntuk banget aq, Made hari ini ada acara gak?
“Kayaknya gak ada acara sih Mbak…” kataku agak gak yakin. Tapi setelah aq ingat-ingat memang hari ini aq gak ada acara dan kerjMadeku juga lagi sedikit tidak terlalu mendesak.
“Kita jalan yuk De?” ajak Mbak Yenni.
“Sekarang mbak…kita ketemuan dimana? Aq takut nanti kalau dilihat sama.. si itu tuh”.
“Maksudmu suamiku ya?…kamu gak usah ngomongin dia deh” ujarnya dengan ketus.
“Lha…emangnya kenapa mbak? tanyaku berlagak bodoh.
“Wis pokoknya nanti tak ceritain kalau kita dah ketemu”
“Siap mbak, jadinya kita ketemuan dimana?” tanyaku penasaran.
“Habis ini aq jemput kamu, entar kamu nunggu di depan kantormu aja ya” pintanya.

Baca Juga : Bercinta Di Rumah Kosan

Sekitar 10 menit aq menunggu di depan kantor, sebuah mobil Honda Jazz menghampiri tempat aq berdiri.
“Ayo De, mauk” terdengar suara mbak Yenni memanggilku
Segera saja aq masuk ke mobil mbak Yenni. Di dalam mobil kami berbincang-bincang seputar masalah kantor sampai dengan masalah keluarga kami. Mbak susi juga menceritakan bahwa suaminya lagi dinas keluar kota dan selama ini hubungannya dengan suaminya kurang baik dan sudah lama mereka pisah ranjang kurang lebih sudah sekitar 1 tahunan.

“Wahh kesepian dong?” godaku
“nggak usah ditanya lagi… say” jawab mbak Yenni manja
Sempat tekejut juga aq mendengar jawaban mbak Yenni yang rada-rada manja yang membuat birahiku bergejolak dan si otong mulai meregang dibalik celanaku.
“Eh.. Kita mau kemana nih?”
“Terserah kamu aja lah, mbak nurut aja”
“Kalau ke daerah sanur aja gimana mbak, di sana banyak lho yang menyewakan tempat untuk…ehhmmm??” usulku nekat menawarkan tempat tanpa takut mbak Yenni tersinggung dengan ajakan tersebut.
Kulirik sembari tersenyum melihat reaksi mbak Yenni akan ajakan tersebut. Sekilas kulihat mbak Yenni yang lagi nyetir balas tersenyum yang menandakan bahwa mbak Yenni pun setuju aka ajakanku tersebut.

Tanpa membuang-buang waktu lagi kami langsung chek in di sebuah bungalow, langsung kusambar bibirnya dengan ganas menyalurkan hasrat birahiku yang telah mengebu-gebu sedari tadi.
“Emmhhh… ohhhh.. de,, enaakkkk sayanggg…. emmmhhh” lenguhnya ketika lidahku bermain di rongga mulutnya yang dibalas dengan ganas pula oleh mbak Yenni dengan hisapan-hispan yang menimbulkan suara berdecak kencang

Cinta Lokasi

“Bikin mbak puas… sayanggg, mbak sangat menginginkan ini… eeemmmmhh” eluhnya sambil tangan mbak Yenni meremas pelan kemaluanku yang sedari tadi sudah tegang mengeras.
Dengan cepat pula tanganku meremas toketnya yang masih tertutup baju dan bhnya, terasa kenyal menggairahkan, kulepas baju mbak Yenni perlahan dan kubuka pula kancing bh nya yang berwarna krem. Kini nampaklah toket montoknya dengan puting yang memerah keciklatan. Tanpa membuang waktu lagi langsung kuhisap toketnya, kujilati puting susunya yang membuat mbak Yenni mengerang keenakan.

Terus kumainkan toketnya perlahan turun ke perut, puser dan perlahan aq melepas celana panjang sekaligus dengan CD nya. Terpampanglah tubuh telanjang nan sangat indah, putih bersih dan seksi di hadapanku yang membuat nafsu birahiku melambung tinggi. Mbak Yennipun tak tinggal diam, dengan cepat pula mbak Yenni melepas pakaianku dan membuang ke lantai, aq tak memperdulikannya.

Kami berdua sudah tak tahan, kurebahkan tubuh mbak Yenni ke ranjang dan mulai menindih, kucium dan kujilati kembali bibir, toket perut paha betis dan gundukan yang…. oohhhh sungguh indah memeknya dihiasi bulu-bulu yang tidak terlalu lebat dan tertata rapi seperti mbak Yenni yang katanya merawat diri
Pelan tapi pasti kumainkan belahan memeknya yang memerah mengkilat dibasahi oleh cairan kenikmatan, aroma memeknya membuatku bertambah nafsu untuk terus memainkanya.
“Oggghhh… Aaagghhhh… enak sekali sayang… terus.. oggghh terus sayang..” rintihnya menahan gejolak yamh aq berikan.
Terus kumainkan memeknya naik turun, kujulurkan lidahku menjilati itilnya sambil jari tengah kananku sibuk keluar masuk kelubang memeknya mengocok dan mengaduk-aduk memeknya membuat mbak Yenni semakin meregang, mengejang-ngejang menerima sensasi kenikmatan.

“Ooogghhh… Sudaahhhh… oogghhhh.. ssudah sayang… mbak sudah tak kuat… ooogghhhh.. ayo sayang cepat masukan penismu, masukan ke memek mbakkk” rintihnya sambil menjepit kepalaku dengan pahanya menandakan bahwa dia menginginkan aq menyudahi jilatanku di memeknya.
Aq pun menuruti kemaunya yang memang aq juga menginginkan permainan yang lebih. Dengan cepat kulepas CD ku. Mbak Yenni terbelalak melihat batang penisku.

“Ehmm.. mantap juga punyamu sayang… mbak sangat suka itu…sshhh”
Memang ukuran penisku belum pernah aq ukur mungkin panjangnya sekitar 17-18cm. Langsung saja aq merangkak dan menindih tubuh mbak Yenni. Mbak Yenni mengangkangkan kedua pahanya dan penisku kuarahkan menuju kelubang memeknya. Kutusukkan ke lubang memeknya yang sempit itu walaupun sudah dilumasi cairan memeknya tapi selalu gagal. Tangan mbak Yenni memegang penisku dan menuntunya ke lubang memeknya. Perlahan ku tusukkan ke lubang memeknya yang sempit serasa batang penisku dijepit oleh dinding yang sangat lembut.

“Oggghhh… yaa.. sayangg… tekan lagiih yang dalam… oohhhhh… nikmattt sekali penismu sayanggg” mbak Yenni merintih keenakan ketika kutusukkan seluruh batang penisku ke lubang memeknya.
Penisku kudiamkan sejenak di dalam lubang memeknya, kurasakan dinding memek mbak Yenni berkedut pelan nikmat luar biasa. Merasakan itu dengan pelan kukocok penisku keluar masuk diimbangi dengan goyangan pinggul mbak Yenni. Penisku terus mengocok dengan mengikuti irama goyangan pinggul mbak Yenni yang membuat kenikmatan yang luar biasa. Aq pun mendesah keenakan.
“Ayo sayang… bikin mbak puas… aaahhhh… ooogghhhh.. mbak mau keluar… sayanggg”

Dan bersamMade dengan erangan kepuasan mbak Yenni bergetar, mengejang dan terkulai lemah. Sedangkan aq belum meraih orgasme, turun dari atas tubuh mbak Yenni dan rebah di samping kanan untuk memberi kesempatan melepas lelah dan memulihkan tenaga bagi mbak Yenni.
“Upsss… sayang.. Made.. belum keluar ya?” tanyanya sambil melihat batang penisku yang masih tegak mengeras.

“Tapi sabar ya.. Nanti mbak kasih yang terindah dalam hidupmu..” ujarnya sambil tangan mbak Yenni mengelus batang penisku yang basah oleh cairan memeknya dan dengan lembut mulai mengocok batang penisku yang dari tadi sudah tegak mengeras.
“Buatku, yang penting mbak Yenni puasss.. eemmhhkk… ssshhhhh” ujarku menahan rasa nikmat kocokan lembut mbak Yenni
Dan mbak Yenni pun kurasa mulai bangkit lagi nafsu gairahnya, ketika dengan aktif dan perlahan kuelus kuremas toketnya dan sesekali kupilin-pilin puting susunya yang semakin keras.

Perlahan mbak Yenni pun mulai mencari bibirku, mencium dan mengulum, leher dengan nafsu terus bergeser ke bawah menjilati puting susuku aq pun terkejut menglinjang aksinya. Kunikmati apa yang dilakukan olehnya padaku sambil tangan kiriku meremas-remas toketnya dan tangan kananku meraba punggungnya yang putih bersih.

Ciuman mbak Yenni bergeser lebih kebawah lagi ke arah perut menjilati pusarku dan perlahan pula mulai menjilati batang penisku yang semakin membuatku melayang oleh permainan lidahnya di kepala penisku yang sesekali di hisapnya hingga kulihat bibirnya penuh sesak oleh batang penisku. Dijilati dan di hisap penisku tanpa ada perasMade jijik sama sekali.
Dan yan membuatku semakin melayang ketika mbak Yenni menjilati pangkal penisku dan menghisap biji pelerku serasa ngilu tapi enak, sesekali mbak Yenni menjilati lubang pantatku hingga aq menglepar dengan hebatnya menahan sensasi nikmat yang sungguh luar biasa dan membuatku ketagihan akan permainan lidah mbak Yenni.
“Ooouugghhh.. ayo mbak.. aq udah nggak kuat nihh..” kataku lirih kepada mbak Yenni.

Mbak Yenni pun menuruti apa kemaunaku dan mulai naik mwngangkangi badanku serta dengan sekali tekan masuklah batang penisku di lubang memek mbak Yenni.
“Aaagghhhh… ayo sayang kita bermain lagi… sodok memek mbak dengan keras.. oogghhhh… enaakkk… belum keluar juga” racau mbak Yenni dengan liarnya
“Iya.. mbak.. ogghhhh memek mbak nikmat sekaleee.. oohhhhh…. oohhhhhh” kataku seriring goyangan mbak Yenni yang memutar kanan kiri dan terkadang naik turun yang membuat toket mbak Yenni yang montok itu menggelantung bergoyang

“Oghhh.. sayanggg … eemmpphhh… kulum toket mbak… ssshhttt.. oogghhhhh” rintihnya terus menggoyang pinggulnya di bawah hingga mengocok penisku yang menimbulkan suara crekk.. crekk.. crekk..
“Mbakkk… teruss… mbaakkkkk” hanya itu yang dapat aq katakan menhan kenikmatan dari permainan liar mbak Yenni.
Keringat tubuh kami menetes dengan derasnya sehingga membasahi kasur tersebut, erangan-erangan liar terus memenuhi ruangan tempat kami menggapai bersama puncak dari kenikmatan duniawi. Tak terasa pergumulan kami hampir 30 menit mbak Yenni berada di atas badanku dan sudah berulang kali mbak Yenni mencapai klimaks yang katanya merupakan gaya favorit mbak Yenni tapi aq tak kunjung juga mendapatkan orgasme dan dengan inisiatifku kuminta mbak Yenni untuk menungging mencoba doggy style.

Hanya dengan sekali tusukkan penisku menembus dinding memeknya yang terlihat jelas bila mbak Yenni menungging. Pantatnya yang semok, putih bersih dan padat membuatku semakin bernafsu menyodok maju mundur.
“Aaagghhh… mbakkkk enaakkkk… seekkaalliii” kataku sambil sekali menepuk pantat mbak Yenni yang bergoyang mengikuti irama sodokkanku dan kadang-kadang mbak Yenni menjerit keras ketika pantatnya kutepuk dengan keras sehingga pantat mbak Yenni memerah.

Belum puas dengan permainani itu, aq menyuruh mbak Yenni berbalik dan tidur di pinggiran tempat tidur ku kangkangkan lebar pahanya dan dengan sekali tusukan penisku kembali menembus memek mbak Yenni.
Sambil kupegang kedua kakinya terus kusodok keluar masuk kadang bergoyang memutar yang semakin membuat mbak Yenni mengerang dang mengerang kenikmatan. Ketika kunaikkan kedua kakinya ke pundakku mbak Yenni pun semakin keras mengerang dan aq pun merasakan sesuatu yang akan menyembur dari dalam tubuhku, memeknya serasa menjepit dengan lembut batang penisku.

“Mbaakkkk… aq mau keluar mbakkk… oogghhhh…” kupercepat sodokkanku ke memeknya untuk mendapatkan orgasme. ” keluarin di mana mbak?” sambungku
“Kelurin di dalam aja sayanggg… ayo sayanggg… kita keluar bersama..” rintih mbak Yenni sambil terus menggerakkan pinggulnya yang juga akan meraih orgasme.
“Aaaaggghhhhh… aaahhhhh” creett.. creett.. penisku pun berkedut menyemburkan pejuhku di dalam memeknya sebanyak 7-8 kali. Aq pun terkulai lemah. Kubiarkan badanku menindinh badan mbak Yenni dan mbak Yenni pun memelukku dengan mesra.

“Emmhhh.. kamu benar-benar hebat De.. mbak sampe orgasme 6 kali sedangkan kamu baru sekali… xixixixixi…. mbak bisa ketagihan nih sama permainanmu..” bisik mbak Yenni sambil mengusap rambutku.
Sambil mencium kening dan bibirku mbak Yenni berkata,
“Makasih ya sayang”..”
Aq pun membalas ciumannya,
“Iya mbak.. sama-sama, mbak juga luar biasa padahal baru kali ini lho aq selingkuh sama orang.. dan mbak Yenni sungguh sangat memuaskanku” kataku jujur.

Setelah melepas lelah sejenak, kami pun mandi bersama. Saling berpelukan, saling menyabuni dan tentunya ngentot kembali di kamar mandi. Dan hari itu pun kami terus bersetubuh, di sofa, di ranjang di kamar mandi dan juga di lantai memenuhi hasrat kami berdua menggapai kenikmatan bersama.

Menjelang malam kami berdua pun sepakat meyudahi permainan kami, mengingat bahwa aq ada yang menunggu di rumah.
Hari itu adalah hari terindah dan awal dari selingkuhku bersama mbak Yenni yang merupakan hari yang tak akan pernah kulupakan seumur hidupku dan kami pun berjanji untuk saling memberikan kenikmatan di saat kami saling membutuhkan kapan saja asal kami bisa menjaga rahasia hubungan kami berdua.

Komentar Anda

comments