agen sbobet poker online
agen togel togel online
agen togel togel online
pasang iklan pasang iklan
pasang iklan pasang iklan
Home » Cerita Sex » Cerita Dewasa Pemerkosaan » Diperkosa Karena Tidak Bayar Bus
Diperkosa Karena Tidak Bayar Bus

Diperkosa Karena Tidak Bayar Bus

CERITA DEWASKU – “Selamat siang para penumpang, langsung aja, aku minta kesedian semuanya untuk memberiku uang recehan 500 atau 1000 perak. Receh buat anda, tapi sangat berharga buat saya!”.
Angga lantas menadahkan tangannya ke tiap penumpang. Ada yang memberinya ada pula yang cuma melambaikan tangan. Semetara di pojok belakang ada seorang mahasiswi sedang asyik dengan HPnya sehingga dia tak sadar kalau Angga sudah di depannya dan menadahkan tangan.
“Permisi mbak, recehannya donk mbak!” kata Angga sembari nyolek mahasiswi itu.

“Iiihh apaan sih, aku gak punya uang recehan!” kata mahasiswi itu sembari sebal. Sebut saja namanya Ayu. Dia lantas bangkit dan pindah duduk ke bangku depan.
Angga melotot kesal. Pasti dalam hatinya dia ngomel “Sialan ni cewek! awas kamu ya!”. Setelah semua penumpang dia samperi, biasanya dia langsung turun, tapi kali ini Angga tetap di dalam metromini duduk di bangku paling belakang. Metromini berhenti saat sampai di depan sebuah Mall besar. Beberapa penumpang turun termasuk Ayu. Diam-diam Angga ikut turun membuntuti Ayu jauh di belakang.

Ayu keluar masuk beberapa toko yang ada di mall. Sedangkan Angga mengikuti dan memperhatikan Ayu dari jarak yang agak jauh. Selang beberapa saat, Ayu berjalan menuju kearah toilet.
“Lha ini dia kesempatanku..hahahaa” gumam Angga. Sembari celingak-celinguk, Angga memperhatikan sekeliling. Kebetulan toilet itu berada di pojok gedung , suasananya sepi dan tak ada penjaga disitu. Dia melihat Ayu sudah masuk ke dalam toilet wanita.

Diperkosa Karena Tidak Bayar Bus

Segeralah Angga ikut masuk ke toilet wanita.Dia lalu mengganjal pintu dari dalam dengan bangku yang ada di situ supaya tak ada yang bisa masuk lagi. Angga bersembunyi di salah satu kamar toilet yang kosong sambil mendengarkan Ayu yang sedang buang air kecil. Angga mendengar pintu toilet tempat Ayu berada terbuka. Dia mengintip Ayu sudah keluar dan kini sedang berada di depan kaca membetulkan roknya.

Baca Juga : Ngewek Dengan Tetangga Kosan

“Ini dia cewek yang sombong tadi!” kata Angga dengan cepat dia keluar dari toilet tempat dia bersembunyi lalu berlari ke belakang Ayu. Angga menjambak rambutnya lalu membantingnya ke lantai. Ayu yang tak tahu bakal diserang menjadi sangat kaget. Dia mencoba bangun tapi Angga malah menampar wajahnya
Ayu menjerit kesakitan. Angga mengncam Ayu kalau sampai Ayu teriak dia bakal membunuh Ayu.

Tak hanya itu Angga juga menyibakkan rok yang dipakai Ayu dan langsung menarik CD Ayu hingga sobek. “Rasakan” kata Angga dengan ganas
Angga lantas membuka resleting celananya dan memprosotkannya. Angga menindih badan Ayu, tangannya berusaha membuka lebar paha Ayu. Dengan menangis Ayu berusaha melawan Angga. Tapi apa daya Ayu tak kuat melawan Angga yang sudah sangat bernafsu.

Tangan kanan Angga memegang kedua tangan Ayu, sedangkan tangan kirinya untuk mengarahkan kontolnya agar masuk ke lubang memek Ayu.Angga berusaha memasukkan kepala kontolnya tapi masih susah karena lubang memek Ayu kecil dan masih kering. Lalu Angga meludahi memek Ayu. Sehingga kepala kontol Angga sudah agak masuk. Angga lantas mengangkat kedua kaki Ayu supaya dia lebih leluasa beraksi. Ayu hanya bisa menangis menahan kesakitan. Angga terus berusaha memasukan kontolnya untuk lebih dalam lagi.

Angga tertawa puas melihat Ayu yang menangis kesakitan. Dia merasa puas karena sudah berhasil membuat selaput dara Ayu pecah. “Aduuuhhh…sakiiittt!” jerit Ayu kesakitan setelah selaput daranya pecah ditembus kontol Angga. Darah kental mulai keluar dari lubang memek Ayu, membasahi lantai toilet.
Angga terus mengenjot memek Ayu. Peluh keringat Angga menetes membasahi muka Ayu yang masih saja menangis.

“Rasain ini akibatnya orang sombong yang tak mau ngasih uang recehannya!” kata Angga sambil tertawa puas.
Karena sudah tak tahan lagi ingin keluar, segera Angga membuka lebar pahan Ayu dan menggenjotnya lebih cepat lagi. Dan akhirnya Angga mencapai klimaksnya, seluruh air maninya ditumpakkan di dalam memek Ayu. “Ooohh… nikmat sekali ngentot mahasiswi perawan!” kata Angga yang masih menindih badan Ayu.

Perlahan Angga bangkit dan mengusap kontolnya yang masih berlumuran darah perawan dengan Cdnya Ayu. Lantas CD itu dilemparkannya ke muka Ayu. “Nih makan CDmu.hahaha…”

Angga lantas membenahi celananya lagi. Sambil clingak-clinguk dia keluar dari toilet wanita. Merasa aman dia lalu meninggalkan Ayu yang terkapar dan menangis. Dia berlari kecil keluar dari mall dan naik metromini lagi untuk kembali ke tempat tongkrongnya.
Ayu lantas perlahan bangkit dari lantai, sambil berpegangan dinding toilet. Memeknya terasa perih sekali. Darah perawan masih mengalir dari memeknya membasahi di pahanya. Dengan perlahan dia masuk ke kamar toilet membersihkan darahnya dengan menggunakan CDnya. Sungguh hari itu menjadi hari kelam baginya.

Komentar Anda

comments