agen sbobet poker online
agen togel togel online
agen togel togel online
pasang iklan pasang iklan
Home » Cerita Sex » Pesta Seks Karena Minuman Keras
Pesta Seks Karena Minuman Keras

Pesta Seks Karena Minuman Keras

CERITA DEWASA – Tok. tok tok “terdengar suara ketukan pada pintu depanku, biniku yang duduk di sofa selekasnya bangkit serta jalan untuk buka pintu. ” eh anda! sapa biniku saat tahu siapa yang baru datang., Pap,,, Rian, ’ biniku memberitahuku.. ’ ohh suruh masuk ” jawabku tak berapakah Rian masuk serta menyalamiku.

Sesaat istriku memanggil ketiga anakku serta menginformasikan mereka mengenai kehadiran Rian. 2 anakku berhamburan memeluk Rian, cuma anakku yang pertama yg tidak demikian ketertarikan dengan kehadirannya, keluarga kami benar-benar sangat akrab dengannya.

Dia adalah salah seseorang bekas stafku waktu saya bekerja di kota C, saat ini kami telah Geser di kota B yang jaraknya 6 jam perjalanan dari kota C, serta baru kesempatan ini kami bersua mulai sejak paling akhir kali Rian berkunjung ke kami sekitaran 8 bln. lantas. Waktu malam mulai tiba, saya serta istriku mengajaknya makan diluar, ketiga anakku ditinggal dirumah berbarengan ke-2 pembantuku.

kami pergi menuju satu restoran seafood yang paling populer dikotaku dengan situasi tepi pantai yang nyaman, usai makan kami bertiga bercakap mengenai saat lantas, kadang-kadang kami menceritakan mengenai bebrapa peristiwa konyol yang kami alami waktu masihlah sekantor, ketidaksamaan pada pimpinan serta bawahan tak tampak pada kami, yang ada seperti teman dekat lama yang baru bersua,

Saat memberikan jam 9 malam saat saya serta istriku mengajaknya minum di LCC, satu tempat hiburan malam yang letaknya di lantai basic Hotel BS, tempatnya tidaklah terlalu ramai tetapi suasananya cukup nyaman untuk jadi pilihan bersantai serta hiburan.. saya serta istriku memanglah kerap ke LCC, terkecuali suasananya nyaman, lampu yang redup bikin kami terasa aman lantaran tak gampang orang mengetahui kami waktu ada disitu.

Nada music dari Band yang membawakan lagu lagu TOP Courty menggema di tiap-tiap pojok ruang. jack daniel serta coca cola temani kami nikmati situasi Pub yang cukup gelap serta hawa yang merasa dingin, waiters menuangkan jack daniels campur Cola ke gelas yang sudah disediakan lantas mempersilahkan kami untuk minum. sekali tenggak semuanya minuman di gelas habis kami minum.. hingga istriku berinisiatif untuk menuangkan kembali minuman kedalam gelas. sekianlah kami nikmati situasi malam Sabtu hingga tanpa ada kami sadari telah dua botol jack Daniels kami butuhkan bertiga serta kami betul-betul mabuk
Jam 11 malam Band digantikan oleh DJ, nada house music menemani liukan sexy Dancer di atas panggung, beberapa pengunjung mulai turun ke Dance Floor, istriku berbisik

“ turun yuk! …” kata istriku sembari menarik tanganku,
“ Boleh…Rian kita ajaklah ya! …” jawabku, serta kami juga turun ke dance floor.

Dampak alkohol bikin istriku agak kehilangan kontrol, dia mulai lakukan tarian erotis ikuti dancer di atas panggung dengan jadikan tubuh Rian sebagai sandaran, sesaat Rian terlihat canggung menyeimbangi tarian istriku. Hal semacam ini memanglah umum dikerjakan istriku waktu mabuk berat, Sesaat saya berjoget enteng. Sekitaran jam 12 nampak hasratku untuk menunaikan hajat yg tidak dapat kutunda. saya berpamitan pada istriku dengan berbisik

“… saya ketoilet sebentar…” kataku
”.. ok.. ” jawab istriku singkat serta pada akhirnya saya pergi ke toilet.
Cukup lama saya ada di toilet, memanglah telah jadi kebiasaanku, terkadang saya memainkan Games di HPku waktu buang hajat hingga tidak kurang dari 1/2 jam, saya baru keluar serta kembali pada Pub. Di Dance Floor, Rian serta Istriku tak kutemukan, akupun menuju ke Tableku, namun di sanapun kosong hingga saya menyapu pandangan ke semua arah.

situasi yang cukup gelap menyusahkanku untuk temukan mereka berdua. akupun mengambil keputusan untuk berkeliling Hingga pada akhirnya mata tertuju pada seseorang wanita yang dipeluk dari belakang oleh seseorang pria di sudut yg lebih gelap dari ruang yang lain, namun baju putih yang dipakai istriku bersinar terserang pantulan lampu Disco, saya bisa meyakinkan bila itu memanglah istriku, serta sang pria tidak ada lain yaitu Rian.

Perasaan berprasangka buruk serta cemburu mulai hinggap, bagiku tak masuk akal mereka tinggalkan meja waktu saya tak ada, rasa penasaran membuatku mendekati mereka dengan cara perlahan-lahan, serta menyelusup ke table yang lebih dekat agar bisa mendengar perbincangan dan mengawasi gerak gerik mereka, waktu kuawasi mereka, mendadak kulihat Istriku berbalik serta mencium mulut Rian dengan bernafsu, darahku terkesiap… terlebih saat tangan kanan istriku mulai turun ke selangkangan Rian serta meremasnya dari luar celana.

Benjolan di selangkangan Rian memanglah tak terlihat terang, namun raut muka rian terang memerlihatkan birahi waktu tangan istriku memberi remasan-remasan halus. sesaat Rian dengan sangsi coba menyusupkan tangan kanannya ke balik pakaian istriku serta berupaya masuk lewat sela-sela Bra lantas mulai meremas buah dada istriku, walaupun dalam remang namun jarak yang dekat cukup memberi pandangan yang pasti bakal gerak-gerik mereka, sesudah sebagian lama perlahan kutinggalkan mereka serta kembali pada Tableku. Pada akhirnya Mereka berhimpun kembali denganku…

”…habis ngajak Rian Joget…, Tidak apa apa kan?.. ” kilah istriku waktu kutanya darimana,
“.. ohhh” jawabku berpura-pura tidak paham, serta saya juga berupaya tidak untuk memerlihatkan perasaan curiga
” …Kita semuanya mabuk…. Dari pada pulang beresiko, … bagaimana bila kita nginap disini saja? …” usul istriku…
“ …Terus Rian…gimana? …” tanyaku.

“ …ya buka saja dua,. namun yang Conect.. agar kita teruskan minum, …” istriku melanjutkan, pada akhirnya lantaran saya sendiripun telah mabuk berat, saya sepakat dengan usul istriku. Peristiwa di Pub yang kulihat pada Rian serta istriku mulai terhapus oleh dampak alkohol dikepalaku, pada akhirnya kamipun Check in di dua kamar yang dikaitkan oleh connecting door.

Rian tidak selekasnya ke kamarnya, tetapi berhimpun denganku meneruskan minum di sofa yang ada di kamarku, suasananya sangatlah tidak sama dengan waktu kehadirannya sore tadi, Rian telah mulai berani mengatakan bhs jorok, menceritakan mengenai jalinan sex pada dia serta pacarnya dengan cara detil kepadaku, serta anehnya akupun tak terasa terganggu dengan pergantian ini, saya jadi tertawa serta turut menceritakan mengenai permainan sex kami, sesaat istriku cuma menggigit bibirya menahan birahi..

Tak tahu jam berapakah waktu saya tertidur, tetapi arlojiku memberikan jam 02 : 35 dinihari waktu saya terbangun kembali di sofa tempat kami minum, istriku tak akan ada di sebelahku. kupejamkan mataku coba kuasai diri, dampak alkohol masihlah begitu kuat padaku, saya berdiri sempoyongan menuju ke tempat tidur akan menyusul istriku. Namun saya tersadar kalau nyatanya istriku tak ada disitu, saya sekalipun tak dapat memikirkan yang ada di otakku mungkin saja istriku tengah mengobrol dengan Rian.
Akupun mendatangi kamar Rian melalui Conecting door, namun langkahku berhenti saat sayup sayup kudengar erangan seseorang lelaki…

Baca Juga : Cerita Sek Dengan Bibiku Yang Montok

“…Ohhhh…. Ennakk…, selalu sayang…. Ohhh…” nada itu terang nada Rian dari kamar samping.
saya makin penasaran, kubuka pintu yang tidak terkunci perlahan-lahan hingga saya bias lihat dengan jelas… serta terpampanglan didepanku satu panorama yang begitu mengagetkan, disela sela erangan Rian terlihat istriku memakai ke-2 tangannya sebagai penopang badan mengangkang diatas kepala Rian dalam posisi 69, kepala istriku naik turun mengoral kontol Rian, nada Decak Lidah yang beradu dengan kontol bercampur erangan Rian yang nikmati oral mulut istriku yang saya tahu begitu mahir mengerjakannya.

Mungkin saja mereka sudah menggunakan semua minuman yang ada, lantaran ke-2 sejoli itu terang mabuk kronis. ini dapat dibuktikan dari raut muka keduannya dan ketidak pedulian mereka bakal kehadiranku mengintip lewat pintu yang terbuka sejengkal. Baju mereka berantakan dilantai… tinggal CD hitam yang masihlah dipakai istriku… sedang Rian sdh telanjang bulat dengan kontol besar serta panjang yang tegang, Saya tertegun lihat panorama itu, diam diam kuambil Handphone milikku serta mulai merekam adegan itu.

”…Sedot sayang…. Ohhh…” Rian melenguh. Istriku selalu mengemut kontol sesaat Rian menyingkapkan celana dalam istriku ke samping serta memasukan jari telunjuk serta jari tengah ke lobang vagina istriku kadang-kadang tangan kirinya mencapai Tetek istriku serta meremasnya dengan penuh nafsu, sesekali Istriku melepas kontol dari mulutnya serta merintih nikmati kocokan jari Rian di vaginanya dengan muka tengadah serta mulut terbuka

“…. ohhh mari ian… puaskan saya …” guman istriku. Terlihat keduanya begitu bernapsu, lantas Rian menarik celana dalam istriku dengan ke-2 tangannya serta memelorotkannya hingga tak ada lagi kain yang menutupi tubuh istriku. birahiku mulai bangkit, kubuka celanaku hingga kontolku yang tidak kalah besar dengan miliki Rian segera melonjak keluar dalam kondisi tegang, perlahan-lahan tangan kiriku mengocok kontolku dengan tetaplah merekam adegan mereka berdua….

Tidak kuat menahan rangsangan, istriku melepas kontol dari mulutnya serta berputar searah kepala Rian, lalu Rian menarik ke-2 tangan istriku dan memeluknya dengan posisi duduk diatas paha, istriku mengangkat pantat serta mencapai kontol Rian dan mengarahkannya ke lubang vaginanya setelah itu istriku menurunkan pantatnya hingga kontol Rian amblas semuanya kedalam memek istriku.

perlahan-lahan istriku bergerak naik turun serta maju mundur hingga kontol Rian terlihat keluar masuk dalam memek istriku, sesekali istriku lakukan gerakan memutar bikin Rian gelagapan menahan nikmat di kontolnya, sesaat istrikupun rasakan kesenangan yang tidak ada tara akibat sodokan kontol yang besar serta panjang sembari mengerang tidak karuan…

“ohhh…ohhh…ohhh…sodok terus…mmhhh…” …. ”enaakk…mmmh.. ”
“ …aduh memekku…mmh… gila…. ”…. ”ohh…” ….
“…ohh yang dalem…psst…mmmh…” Klitorisnya bergesekan dengan bulu bulu halus yang tumbuh di atas pangkal kontol Rian hingga memberi kesenangan yang luar biasa…
Rian menyongsong gerakan pantat istriku dengan ikuti goyangan istriku, Ke-2 tangan Rian meremas belahan pantat istriku, tengah mulutnya mengisap buah dada istriku bertukaran….

“mmmhhh…. Goyang Sayang…”….
“ rasakan keperkasaan Kontolku…. ” Guman Rian di telinga istriku bikin istriku makin bernafsu serta memberi kecepatan goyangannya, Terkadang sembari berbisik Rian melumat telinga istriku yang membuatnya menggelinjang keenakan.

Hal semacam ini berjalan sebagian lama hingga pada akhirnya mendadak badan istriku mengejang, ke-2 tangannya menjambak rambut Rian serta ke-2 buah dadanya dibusungkan. Dengan gigi nyaris terkatup istriku menjerit panjang… ” …. Ohhhh…. A.. ku… Ke…. lu.. a…a.. a.. a…r…. ” lalu badan istriku juga roboh seperti kain tertiup angin di samping Rian.

Sesungguhnya saya sangatlah terangsang, namun sensasi yang kudapatkan saat lihat istriku di setubuhi Rian, membuatku mengurungkan kemauan untuk hampiri mereka, mataku tidak berkedip lihat adegan untuk adegan., Rian tidak ingin lama-lama membiarkan istriku beristirahat, dicapainya kembali pinggang istriku serta dibaliknya, lantas diangkat hingga posisi badan istriku jadi nungging. Dengan ke-2 lutut bertumpu pada kasur, rian mengarahkan kontolnya ke vagina istriku

“…aughhh.. ” istriku menjerit pelan saat Kontol Rian kembali masuk vaginanya…
Rian menyodok vagina istriku dari belakang dengan gerakan maju mundur.

“.. Plok.. plok…plok…” nada beradunya paha serta pantat memberi panas situasi malam, kadang-kadang Rian membungkuk serta mencapai buah dada istriku, lantas di remasnya sembari membenamkan kontolnya sedalam-dalamnya ke vagina istriku. birahi istriku mulai bangkit kembali, tangan kirinya di julurkan ke belakang serta meremas buah pelir Rian, saya makin tidak tahan pada akhirnya kuputuskan untuk hampiri mereka sebelumnya setelah menempatkan HP ku dalam gelas serta mengarahkan kameranya ke tempat adegan berjalan.

Komentar Anda

comments